recent posts

banner image

Gender Bukanlah Penghalang dalam Memilih Profesi



Pada zaman sekarang setiap orang saling bersaing dan berkompetisi mencari pekerjaan atau profesi dengan bidang yang berbeda-beda, hal itu terjadi karena tuntutan kebutuhan ekonomi masyarakat untuk memenuhi kehidupan sehari-hari. Dalam dunia pekerjaan juga dituntut mempunyai sikap loyalitas dan bersedia mematuhi ketentuan yang telah ditentukan, baik itu loyalitas terhadap perusahaan, pekerjaan atau loyalitas terhadap visi, misi perusahaan sehingga dapat mencapai tujuan yang diharapkan perusahaan. Ketika memilih profesi tentu harus sesuai dengan skill atau kemampuan yang dimiliki seseorang. Sehingga dapat menjalankan job desk atau pekerjaan sesuai dengan bidang yang digeluti.
Gender atau jenis kelamin seseorang tidak menjadi penghalang dalam memilih profesi yang diinginkan, karena stereotif atau tanggapan pemikiran masyarakat zaman dahulu dengan sekarang sudah memiliki perbedaan, jika dahulu seorang perempuan identik dengan masalah kehidupan rumah tangga, merawat anak-anak di rumah atau masalah dapur sedangkan sekarang sudah banyak perempuan yang bekerja di luar rumah atau dikenal dengan istilah wanita karier. Hal tersebut tidak dapat dipungkiri karena memang pada saat sekarang banyak perempuan yang terjun mencari pekerjaan dalam berbagai bidang. Hal itu dapat terjadi karena adanya istilah kesetaraan gender yang mempunyai arti bahwa baik itu perempuan ataupun laki-laki sama-sama memiliki hak mendapatkan ilmu pengetahuan yaitu kesempatan bersekolah, kesempatan pekerjaan dan dalam urusan memimpin.. Tujuan seorang perempuan mencari pekerjaan salah satunya untuk membantu pasangan atau suami dalam memenuhi kehidupan rumah tangga atau hanya memanfaatkan waktu senggang yang dimiliki. Hal itu menyebabkan susahnya mencari lowongan pekerjaan karena jumlah lapangan pekerjaan tidak sesuai dengan jumlah pekerja.
Profesi yang pada umumnya biasa dilakukan oleh laki-laki sekarang sudah banyak yang digeluti perempuan, meskipun jumlahnya tetap masih didominasi oleh laki-laki, misalnya profesi keamanan atau satpam, dahulu merupakan pekerjaan yang dilakukan oleh laki-laki namun sekarang sudah banyak dilakukan oleh perempuan. Pekerjaan lainnya yang sudah digeluti oleh perempuan yaitu profesi insinyur, jika perempuan biasanya berhubungan dengan hal-hal yang melibatkan keterampilan namun profesi insinyur melibatkan kemampuan dalam bidang sains dan teknologi. Bukan hanya profesi laki-laki yang dilakukan oleh perempuan namun pada saat sekarang tidak sedikit profesi perempuan yang digandrungi oleh laki-laki dan dijadikan sebagai sumber mata pencaharian atau bahkan menjadi pekerjaan tetap, contohnya profesi perawat yang biasanya disetiap rumah sakit didominasi oleh perawat perempuan namun sekarang profesi perawat juga dilakukan oleh laki-laki, selain itu profesi chef atau koki yang sekarang sudah mulai didominasi oleh laki-laki, berawal dari kesenangan atau hobi memasak namun kini menjadi pekerjaan yang dijalani. Bahkan dalam dunia politik sekalipun perempuan dapat ikut andil dalam masalah pemerintahan, contohnya seperti profesi presiden yang pernah dijabat oleh yaitu Megawati Soekarno Putri sebagai presiden perempuan pertama yang dapat memimpin negara tanpa terhalang karena bergender perempuan. Sehingga permasalahan gender tidak menjadi masalah dalam menggapai profesi yang diinginkan, karena perempuan dan laki-laki itu sama hanya dibedakan secara kodrati atau yang bersifat pemberian Tuhan, seperti kemampuan perempuan yang dapat melahirkan dan menyusui.
Meskipun sekarang sudah banyak peran laki-laki yang dapat digantikan oleh perempuan atau sebaliknya dan dalam pertukaran peran itu tentu terdapat batasan,  namun disamping itu masih terdapat stereotif masyarakat yang berpikiran negatif terhadap perempuan yang bekerja di luar rumah ketimbang melakukan pekerjaan di rumah, apalagi jika pekerjaan yang dilakukan tidak sesuai dengan pekerjaan yang biasa dilakukan oleh perempuan, hal itu tentu akan menjadi perbincangan di masyarakat, karena pandangan setiap individu tentunya berbeda-beda tergantung dari sudut pandang mana individu itu menilai, tapi setiap individu juga memiliki hak untuk memilih profesi apa yang ingin dilakukan. Kegiatan atau aktivitas perempuan yang bekerja di luar rumah juga terkadang mendapatkan batasan, jika perempuan itu sudah mempunyai pasangan hidup atau suami, hal itu juga timbul karena stereotif seorang perempuan yang identik dengan masalah pekerjaan rumah tangga, sehingga tidak jarang seorang suami yang melarang istrinya untuk bekerja atau memiliki profesi di luar sebagai ibu rumah tangga. Hal itu dilakukan karena ketika seorang perempuan memiliki profesi maka akan dituntut loyalitas terhadap perusahaan salah satunya dengan mengorbankan waktu yang dimiliki demi tercapainya tujuan atau visi, misi profesi yang dijalani. kecuali jika perempuan itu dapat memanage atau membagi waktu dengan baik. Setiap individu tentu harus mempertimbangkan secara matang konsekuensi yang akan dihadapi saat terjun dalam profesi apapun karena pasti akan adanya pengorbanan yang dilakukan
Pandangan setiap individu dalam menyikapi permasalahan mengenai profesi yang dikerjakan seseorang tentu akan berbeda-beda, ada yang menilai positif bahkan berpikiran sebaiknya atau menilai negatif. Pandangan masyarakat akan berbeda jika memiliki pandangan pluralisme, yaitu suatu paham atau pandangan hidup yang mengakui dan menerima adanya keanekaragaman yang terjadi salah satunya dari segi pemilihan profesi yang dijalani seseorang, dengan adanya pandangan masyarakat yang pluralisme maka akan terjalin hubungan yang saling toleransi dalam menjalani kehidupan bermasyarakat dan tidak akan menimbulkan celaan dari masyarakat.  Selain itu nilai-nilai pluralisme akan menimbulkan sikap saling menghormati, menghargai,  memahami, dan tenggang rasa terhadap setiap individu masyarakat. Setiap individu bebas memilih apapun profesi yang ingin dilakukan selama sesuai dengan kompetensi kemampuan yang dimiliki dan senang dalam menjalani profesi yang dikerjakan.

-Fina N-
Gender Bukanlah Penghalang dalam Memilih Profesi Gender Bukanlah Penghalang dalam Memilih Profesi Reviewed by Unknown on April 16, 2018 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.