Kita kembali berjumpa bulan yang penuh berkah
yaitu bulan Ramadan. Dibulan suci tersebut banyak orang berlomba berbagi
kebaikan dari mulai berbagi takjil hingga berbagi makanan untuk berbuka puasa.
Di bulan ini semua keburukan dunia seolah dihapus dan diganti dengan kebaikan.
Selain itu yang ditunggu-tunggu dari bulan Ramadan adalah tarawih. Walaupun
seiring berjalannya waktu, jamaah tarawih semakin mendekati lebaran semakin
berkurang. Namun semua itu sangat ditunggu-tunggu pada saat bulan Ramadan.
Pada saat puasa
banyak godaan-godaan yang mengganggu aktifitas kita. Oleh karena itu banyak hal
yang harus kita ambil hikmahnya ketika mendapatkan gangguan godaan-godaan
tersebut. Karena sejatinya puasa menuntut kita untuk belajar menahan nafsu dan
belajar dari puasa tersebut. Godaan-godaan seperti tidak bisa mengontrol emosi,
rasa lapar, lemas, ataupun melihat warung nasi di sebrang jalan rasanya ingin
membatalkan puasa. Namun kita harus menahan nafsu dan mengambil hikmah dari
mengapa kita menahan nafsu.
Setelah seharian
kita berpuasa, yang kita tunggu-tunggu adalah saat seorang muadzin memukul
bedug waktu maghrib. Sebagian orang memilih untuk berbuka bersama teman-teman,
ada juga yang berbuka bersama keluarga, tidak sedikit pula yang berbuka
sendiri. Semua itu meramaikan bulan penuh rahmat dan berkah yaitu bulan ramadan
ini. Hanya satu icon ciri khas indonesia pada saat bulan ramadan khususnya saat
berbuka yaitu buah kurma. Buah yang berasal dari tanah persia ini sangat disukai
ketika bulan ramadan salah satunya di indonesia. Peminat buah tersebut
sangatlah banyak khususnya kaum muslim apalagi ketika ramadan tiba.
Tibalah saat
tarawih apabila waktu isya telah tiba, setelah sholat isya di dirikan langsung
dilanjut dengan shalat tarawih berjamaah. Ada beberapa kepercayaan dari
beberapa madzhab yang di anut oleh masyarakat di indonesia. Ada yang mengatakan
tarawih cukup dengan sebelas rakaat termasuk shalat witir ada pula yang
mengatakan dua puluh dua rakaat termasuk shalat witir. Namun apapun
kepercayaan, itu semua dapat dilaksanakan dan tidak dilarang didalam islam
serta memiliki dalilnya masing masing. Anda boleh melaksanakan yang sebelas
rakaat ataupun dua puluh dua rakaat. Setiap kita melaksanakan tarawih pada
bulan ramadan memiliki fadilah atau kelebihannya masing-masing. Misalnya ketika
kita melaksanakan shalat tarawih hari pertama kita akan dihapuskan dosa dan
akan seperti baru dilahirkan kembali oleh ibu kuta. Berbeda dengan fadilah
tarawih hari kedua yaitu dosa orang tua kita dihapuskan apabila orang tua kita
muslim. Tarawih selanjutnya berbeda fadilah sampai ke tarawih hari ke tiga
puluh.
Hal yang kerap
dilakukan oleh masyarakat indonesia bahkan dunia ketika bulan ramadan adalah
mengkhatamkan alquran 30 juz sekaligus dalam satu bulan. Keutamaan membaca
alquran pada saat bulan ramadan banyak sekali contohnya apabila kita membaca
alquran saat bulan ramadan satu ayat saja pada satu malam ramadan itu lebih
baik ketimbang kita tidak membaca alquran selama sepuluh ribu hari. Oleh karena
itu banyak orang indonesia yang berlomba-lomba untuk mengkhatamkan baca
alqurannya dalam satu bulan ramadan tersebut. Dibeberapa tempat di indonesia
sering diadakan tadarus bersama hingga waktu sahur pada saat bulan ramadan.
Tidak hanya para orang tua, anak-anak dan ibunya turut meramaikan tadarus
tersebut. Tidak jarang ketika melasanakan tadarus masyarakat bergotong-royong
untuk membuatkan takjil saat tadarus atau membaca alquran maupun ketika sahur
nanti.
Lelah tadarus sahur
juga saat yang dinanti sebagian orang tetapi tidak sedikit pula yang malas
ketika sahur. Banyak orang yang sahur jauh sebelum imsak, sebenarnya sahur yang
baik adalah sahur yang mendekati imsak oleh karena itu bangunlah jauh sebelum
imsak namun makan tetap mendekati waktu imsak. Sama seperti saat berbuka jangan
terlalu banyak dan jangan terlalu sedikit ketika sahur karena akan
mempengarungi jalannya puasa kita. Setelah makan, minum, nyemil segala macam,
jangan lupa untuk membaca niat setelah sahur yang bunyinya seperti ini :
“nawaitu shauma ghodin an adza’i fardi shahri romadhona hadzhis sanati lillahi
ta’ala” artinya : Sengaja aku berpuasa sebulan penuh pada bulan ramadan tahun
ini karena allah ta’ala.
Mudik juga menjadi
hal menarik, ketika di negara islam lain tidak merayakan mudik, tetapi di
indonesia mudik menjadi sesuatu yang spesial menjelang bulan ramadan berakhir.
Biasanya mudik mulai ramai di hari ke tujuh sebelum bulan ramadan berakhir.
Semua orang yang hidup diperantauan atau jauh dari keluarga berbondong-bong
untuk memesan tikat pulang ke kampung halaman mereka masing-masing.
30 hari kita
berpuasa akan tiba saatnya hari kemenangan yaitu shalat idul fitri pada hari ke
30 semua orang berkumpul di masjid untuk melaksanakan shalat idul fitri
berjamaah. Setelah itu semuanya saling bersalam-salam dan saling memaafkan.
Dibeberapa tempat warga sekitar yang merayakan idul fitri ada yang berkililing
untuk saling bersilaturahmi dan saling memaafkan, ada pula yang bersilaturahmi
ke saudara-saudaranya. Tidak sedikit orang yang sedih ditinggalkan bulan
ramadan. Tapi semua itu harus kita terima, kita bisa berpuasa di hari lain
walaupun fadilah dan keutamaannya tidak sebanyak ketika di bulan ramadan.
Semoga ramadan kali ini kita semua diberi ampunan serta kita lancar dalam melaksanakan
puasa.
-Hilman-
Ramadan
Reviewed by Unknown
on
February 20, 2018
Rating:
Reviewed by Unknown
on
February 20, 2018
Rating:

No comments: